Kenyataan Tak Selalu Sama dengan Apa yang Tampak oleh Mata
“Don’t
judge a book by it’s cover” demikian kata pepatah. Ya… benar. Apa yang tampak
oleh mata tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang ada. Mengapa? Banyak orang
yang memakai topeng dan memalsukan diri demi mendapat pengakuan dari orang
lain. Mengapa tak menjadi diri sendiri saja? Tentu sulit. Karena kita selalu
mengiri pada keindahan yang dimiliki orang lain, karena kita selalu memandang
prestasi orang lain dan merendahkan diri sendiri.
Layaknya
buku, pernahkan kamu membaca buku yang sampulnya sungguh memikat hati namun
setelah dibaca beberapa halaman saja sudah sangat membosankan? Tentu kita semua
pernah. Lalu, pernahkah kamu melihat buku yang sampulnya biasa saja, bahkan
jauh dari kata biasa namun setelah dibaca selalu mengajak kita untuk terus
membaca ke halaman selanjutnya hingga kita terbawa ke dalam ceritanya dan
seolah kita adalah pemain utama di dalamnya. Tentu kita semua juga pernah
mengalaminya. Kesimpulannya yaitu jangan hanya melihat sekilas kehidupan orang
lain lalu merasa rendah diri sebab kamu tidak bisa sesukses mereka. Dalami diri
kamu, bukan dalami kehidupan mereka. Setiap orang terlahir dengan banyak
kekurangan dibarengi dengan bermacam-macam kelebihan pula. Kesempurnaan orang
lain belum tentu sesempurna yang kamu lihat. Kamu pasti punya apa yang mereka
tidak punya. Cari tahu apa yang bisa membuat kamu bahagia, apa yang bisa kamu
tonjolkan, sebab bahagia itu sederhana. Ya… sederhana. Dengan melihat senyuman
orang tua misalnya,, bahagia bukan? Tentu.
LIHAT
KE BAWAH
Yah..
tentu kita semua harus lihat kebawah. Agar jangan tersandung, agar tidak salah
arah. Artinya, kehidupan tidak selalu menyoal tentang seberapa sukses kamu
dibanding orang lain, namun seberapa besar kamu mensyukuri kehidupan yang kamu
miliki. Lihat kebawah..!! bukan untuk merendahkan, namun untuk bersyukur. Masih
banyak orang yang tidak seberuntung kamu. Jika kamu asik membandingkan diri
dengan orang lain, tanpa dibarengi instropeksi diri, itu nihil. Kita kaya bukan
karena kita memiliki segalanya yang kita mau. Namun karena karena kita
mensyukuri dan menikmati apa yang kita miliki saat ini. Kita sukses bukan
karena kita mampu membeli ini-itu dan tinggal di apartemen mewah dan berpakaian
glamor, namun sukses itu ketika kita bisa menjadi apa yang kita mau. ‘live by your passion”.