Minggu, 26 Maret 2017

Guratan Motivasi



Kenyataan Tak Selalu Sama dengan Apa yang Tampak oleh Mata
“Don’t judge a book by it’s cover” demikian kata pepatah. Ya… benar. Apa yang tampak oleh mata tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang ada. Mengapa? Banyak orang yang memakai topeng dan memalsukan diri demi mendapat pengakuan dari orang lain. Mengapa tak menjadi diri sendiri saja? Tentu sulit. Karena kita selalu mengiri pada keindahan yang dimiliki orang lain, karena kita selalu memandang prestasi orang lain dan merendahkan diri sendiri.
Layaknya buku, pernahkan kamu membaca buku yang sampulnya sungguh memikat hati namun setelah dibaca beberapa halaman saja sudah sangat membosankan? Tentu kita semua pernah. Lalu, pernahkah kamu melihat buku yang sampulnya biasa saja, bahkan jauh dari kata biasa namun setelah dibaca selalu mengajak kita untuk terus membaca ke halaman selanjutnya hingga kita terbawa ke dalam ceritanya dan seolah kita adalah pemain utama di dalamnya. Tentu kita semua juga pernah mengalaminya. Kesimpulannya yaitu jangan hanya melihat sekilas kehidupan orang lain lalu merasa rendah diri sebab kamu tidak bisa sesukses mereka. Dalami diri kamu, bukan dalami kehidupan mereka. Setiap orang terlahir dengan banyak kekurangan dibarengi dengan bermacam-macam kelebihan pula. Kesempurnaan orang lain belum tentu sesempurna yang kamu lihat. Kamu pasti punya apa yang mereka tidak punya. Cari tahu apa yang bisa membuat kamu bahagia, apa yang bisa kamu tonjolkan, sebab bahagia itu sederhana. Ya… sederhana. Dengan melihat senyuman orang tua misalnya,, bahagia bukan? Tentu.
LIHAT KE BAWAH
Yah.. tentu kita semua harus lihat kebawah. Agar jangan tersandung, agar tidak salah arah. Artinya, kehidupan tidak selalu menyoal tentang seberapa sukses kamu dibanding orang lain, namun seberapa besar kamu mensyukuri kehidupan yang kamu miliki. Lihat kebawah..!! bukan untuk merendahkan, namun untuk bersyukur. Masih banyak orang yang tidak seberuntung kamu. Jika kamu asik membandingkan diri dengan orang lain, tanpa dibarengi instropeksi diri, itu nihil. Kita kaya bukan karena kita memiliki segalanya yang kita mau. Namun karena karena kita mensyukuri dan menikmati apa yang kita miliki saat ini. Kita sukses bukan karena kita mampu membeli ini-itu dan tinggal di apartemen mewah dan berpakaian glamor, namun sukses itu ketika kita bisa menjadi apa yang kita mau. ‘live by your passion”.